Masa Depan Vaksin COVID-19 Buatan Pfizer Tunjukkan Hasil Menjanjikan

Perusahaan biofarmasi Pfizer umumkan vaksin COVID-19 yang mereka bangun memberikan hasil janjikan. Jumlah simpatisan yang diberi vaksin semakin sedikit terserang COVID-19 daripada yang cuman mendapatkan vaksin plasebo.

Berita itu disongsong baik oleh pemerintahan AS serta pasar saham penjuru dunia sebab memberi keinginan baru di wabah corona.

Bagaimana nasib vaksin COVID-19 ini seterusnya? Berdasar laporan AP News, Selasa (10/11/2020), Pfizer masih menanti supaya lebih banyak sukarelawannya yang terserang COVID-19 untuk menyaksikan kehebatan vaksin. Sekarang ini, baru ada 94 dari nyaris 44.000 simpatisan yang positif COVID-19.

Antara 94 orang yang terjangkit, 90 % cuman mendapatkan vaksin plasebo, sesaat yang mendapatkan vaksin COVID-19 punya Pfizer cuman 10 %. Akhirnya, saat ini vaksin Pfizer dipandang 90 % sukses.

Namun, Pfizer masih menanti kembali sampai 164 simpatisan yang terkena untuk dikaji. Angka 164 dipandang selaku angka aman untuk memberi kepastian untuk beberapa periset berkaitan kemanjuran vaksin COVID-19.

Awalannya, Pfizer pengin langsung menilai vaksinnya saat ada 32 infeksi. Tetapi, banyak periset yang berbicara angka itu begitu sedikit.

Pfizer pada akhirnya minta izin ke BPOM AS supaya riset pertama mereka diperpanjang selama ada masalah semakin banyak.

Awalnya, vaksin dari AstraZeneca serta Johnson dan Johnson ditahan sesaat sesudah ada simpatisan yang alami permasalahan kesehatan. Riset telah diteruskan.

Pfizer berbicara tidak ada permasalahan keselamatan serius yang berlangsung dengan vaksin mereka selama ini.

BPOM AS minta supaya perusahaan pembikin vaksin mencari minimal 1/2 dari sukarelawan vaksin sepanjang dua bulan untuk menyaksikan adakah efek. Pfizer memprediksi akan raih periode waktu dua bulan itu menjelang akhir November ini.

Selanjutnya, perusahaan dapat minta izi pemakaian genting ke BPOM AS. Lembaga pemerintahan itu semakin lebih dahulu menyanggah hasil studi dari perusahaan saat sebelum memberikan izin.

Presiden AS Donald Trump beri pujian vaksin Pfizer, dan efeknya pada pasar saham. Dia menyebutkan vaksin ini selaku “informasi besar.”

Meskipun begitu, Trump mengomentari mengapa vaksinnya baru datang sesudah pemilu. Faksi Pfizer awalnya telah menerangkan jika vaksinnya diprediksikan akan datang pada tengah November.

Pemerintah Trump sudah pesan sampai 100 juta jumlah vaksin Pfizer pada Juli kemarin.

Waktu vaksin covid-19 mendapatkan kesepakatan untuk didistrubusikan di Indonesia, bakal ada kelompok-kelompok fokus yang mendapatkan vaksinasi di step awalnya.

error: Content is protected !!